KIAT MENDAPAT SYAFA’AT

KIAT MENDAPAT SYAFA’AT

Adalah sebuah keinginan dan cita-cita besar setiap insan yang beriman, untuk mendapatkan syafa’at dari Nabi Muhammad SAW. karena pada hari kiamat nanti, tidak ada yang menolong seorang hamba,. Kecuali Allah, kemudian amal-amal shalih yang di kerjakannya serta syafa’at Nabi Muhammad SAW.

Syafa’at menurut bahasa berarti menggenapkan, menggabungkan, mengumpulkan sesuatu sesuai jenisya, perantaraan, pertolongan dan pembelaan.

Dan syafa’at menurut istilah adalah “pertolongan pihak ketiga dalam rangka memberikan syafa’at dan menolah mudharat”.

o        Dalam rangka memberian suatu manfaat adalah syafa’at Nabi Muhammad kepada para calon penghuni syurga agar dapat segera masuk syurga.

o        Dalam rangka menolak mudharat adalah syafa’at Nabi Muhammad SAW. kepada para calon penghuni neraka agar tidak masuk neraka.

Ada 8 kiat dan cara yang dapat dilakukan oleh siapapun muslim yang ingin mendapatkan syafa’at Nabi Muhammad SAW.

1. Tauhid dan mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allah dan ittiba’ (mengikuti ) Nabi Muhammad SAW.

Tidak di ragukan lagi bahwa tauhid sebagai penyebab terbesar untuk mendapatkan syafa’at pada hari kiamat. Nabi pernah di Tanya :”Siapakah orang yang paling bahagia dengan syafa’atmu pada hari  kiamat ? Nabi Menjawab :

اَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنْ قَالَ لآلهَ اِلا اللهُ خَالصًا مِنْ قَلْبِهِ اَوْ نَفْسِهِ

“Yang paling bahagia dengan syafa’atku pada hari kiamat adalah orang yang mengucapkan tiada tuhan selain  Allah dengan ikhlas dari hatinya atau dirinya”. (HR. Bukhori, no. 99)

2. Membaca Al-Qur’an

Dari Abu Umamah bahwasanya ia mendengar Rasulullah SAW. bersabda  :

اِقْرَءُوْا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا  ِلأَصْحَابِهِ

“Bacalah Al-Qur’an , sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at (penolong) pada hari kiamat”. (HR. Muslim, no. 804)

3. Puasa

Rasulullah SAW. bersabda :

اَلصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Puasa dan Al-Qur’an akan member syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamat”. (HR. Ahmad dan Hakim).

4. Membaca do’a setelah adzan

Rasulullah SAW. bersabda :

مَنْ قَالَ حِيْنَ يَسْمَعُ النِّدآءَ اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ دَعْوَةِ التَّآمَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا اَلْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامَ مَحْمُودًا الَّذِى وَعَدتَّهُ حَلّتْ لَهُ شَفَاعَتِى

“Barang siapa yang membaca ketika mendengar adzan “Ya Allah, Rabb pemilik panggilan yang sempurna ini dan shalat yang (wajib) di dirikan. Berilah al-Wasilah (derajat di syurga) , dan keutamaan kepada Muhammad SAW., dan bangkitkan beliau, sehingga bias menempati tempat yang terpuji yang engkau janjikan kepadanya”. Maka ia berhak mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat”. ( HR. Bukhori, no. 614)

5. Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Dari Ibnu Mas’ud bahwa Rasulullah SAW. bersabda :

اَوْلَى النَّاسِ بِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ اَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلاَةً

“Orang yang paling berhak mendapat syafa’atku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bersholawat kepadaku”. (HR. Tirmidzi, 484)

6. Di Sholati oleh 40 sampai 100 orang

Rasulullah SAW. bersabda :

مَامِنْ مَيِّتٍ تُصَلِى عَلَيْهِ اُمَّةٌ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ يَبْلُغُوْنَ مِائَةً كُلُّهُمْ يَشْفَعُوْنَ لَهُ اِلاَّ شُفِّعُوْا فِيْهِ

“Tidaklah seorang mayit dishalatkan oleh sekelompok orang islam yang jumlah mereka mencapai seratus, semuanya memintakan syafa’at untuknya, melainkan syafa’at itu akan diberikan kepadanya”. (HR. Muslim, no.947).

Dalam hadits yang lain Imam Muslim meriwayatkan, bahwa Rasulullah SAW. bersabda :

مَا مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ فَيَقُوْمُ عَلَى جَنَازَتَهِ اَرْبَعُوْنَ رَجُلاً لاَ يُشْرِكُوْنَ بِاللهِ شَيْئًا اِلاَّ شَفَّعَهُمُ اللهُ فِيْهِ

 

“Tidaklah seorang muslim meninggal dunia, lalu jenazahnya di shalatkan oleh empat puluh orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, melainkan Allah memberikan syafa’at kepadanya. (HR. Muslim, no. 948)

7. Memperbanyak sujud

Dari Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslami, dia berkata : “Aku bermalam bersama Rasulullah SAW. lalu aku mendatangi beliau sambil membawa air untuk berwudhu beliau. Kemudian beliau berkata kepadaku, ‘mintalah ! “ aku berkata “aku minta untuk dapat menemanimu di syurga”. Kemudian beliau berkata “ selain dari itu ?” aku berkata ‘itu saja”. Lalu beliau bersabda :

فَأَعِيْنِى عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُوْدِ

“Bantulah aku atas dirimu dengan banyak sujud”

8. Tinggal di Madinah, sabar terhadap cobaannya dan meninggal disana

Abu Sa’id pernah mendengar Rasulullah SAW. bersabda :

لاَ يَـصْبِرُ اَحَدٌ  عَلىَ   َلأْوَائِهَا فَيَمُوْتُ اِلاَّ كُنْتُ لَهُ شَفِيْعًا اَوْ شَهِيْدًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ اِذَا كَانَ مُسْلِمًا

“Tidaklah seorang sabar terhadap kesusahannya (Madinah) kemudian dia mati, kecuali aku akan memberikan syafa’at padanya, jika dia seorang muslim”. (HR. Muslim, no. 1374)

Itulah delapan cara dan kiat untuk mendapatkan syafa’at Nabi Muhammad SAW. di hari kiamat kelak. Semoga kita termasuk orang yang mendapatkan Syafa’at Nabi Muhammad SAW. amiin.

About Anshori Mujahid

Pemuda yang bercita-cita menjadi bagian dari syuhada, pembela islam dari fitnah kaum kuffar dan munafiq, lahir bertepatan dengan sehari sebelum runtuhnya khilafah Utsmaniyah, khilafah islam terakhir.
This entry was posted in AQIDAH. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s