Pengertian dan Rukun Iman

B. Ruang Lingkup Dinul Islam dan pokok-pokok ajarannya.

Ruang Lingkup Dinul Islam dan pokok-pokok ajarannya secara sederhana dapat dipetik dari kisah nyata penyamaran Malaikat Jibril dihadapan Nabi dan sahabat-sahabatnya. Dimana secara garis besarnya dibagi menjadi 3 (tiga)macam, yaitu, iman Islam, dan Ihsan, yang kemudian disebut rukun agama.

RUKUN AGAMA ADA 3 YAITU

1. iman

A. Pengertian & Rukun Iman

Menurut bahasa iman artinya percaya, sedangkan menurut bahasa di yakini dengan sepenuh hati, di ucapkan dengan lisan dan di amalkan dengan anggota badan . orang yang beriman disebut MU’MIN.

Berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits rukun iman ada 6, yaitu

a. Iman kepada Allah

Yaitu percaya sepenuh hati bahwa Allah adalah Rabb Tuhan pencipta alam, Maha Kuasa, Maha Penyayang dan segala sifat Maha lainnya. Untuk itu kita wajib beribadah dan meminta pertolongan hanya kepada Allah.

b. Iman kepada Malaikat-malaikat Allah

Malaikat adalah makhluk Allah yang diciptakan dari nur (cahaya). Malaikat selalu tunduk dan patuh atas perintah Allah dan tidak pernah sedikitpun membantahnya. Malaikat merupakan makhluk ghaib, artinya tidak dapat dilihat dengan panca indera manusia, namun kita wajib iman dan percaya kepadanya. Jumlah malaikat sangatlah banyak, hingga tak ada yang mengetahui jumlahnya, kecuali Allah. Diantara nama-nama malikat yang disebut dalam Al-Qur’an adalah :

1. Jibril                                     2. Mikail                       3. Isrofil

4. Malaikat Maut (Izroil)           5. Rokib                       6. Atid

7. Delapan malaikat pembawa Arsy

 

c. Iman kepada Kitab-kitab Allah

Allah menurunkan kitab-kitabNya kepada para Nabi sebagai pedoman umat manusia untuk hidup didunia agar selamat dunia dan akhirat. Ada 4 kitab yang Allah turunkan kepada para Nabi, yaitu :

b.      Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa A.S

c.      Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS

d.      Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa AS

e.      Kitab Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

  1. Iman kepada Nabi & Rasul-rasul Allah

Nabi adalah orang yang mendapat wahyu hanya untuk dirinya sendiri, sementara Rasul artinya utusan, Rasul Allah adalah utusan Allah yang mendapatkan wahyu untuk disampaikan kepada umatnya.

Tugas utama para rasul adalah menyampaikan dan megajarkan agama Allah kepada manusia, serta memberikan petunjuk agar tidak tersesat.

Nabi dan Rasul yang wajib kita ketahui ada 25 orang. Yaitu :

 

1. Nabi Adam                                  2. Nabi Idris

3. Nabi Nuh                                     4. Nabi Hud

5. Nabi Shalih                                 6. Nabi Ibrahim

7. Nabi Luth                                    8. Nabi Ismail

9. Nabi  Ishaq                                 10. Nabi  Ya’kub

11. Nabi Yusuf                                12. Nabi Ayub

13. Nabi Syu’aib                             14. Nabi Harun

15. Nabi Musa                                16. Nabi Dzulkifli

17. Nabi Daud                                18. Nabi Sulaiman

19. Nabi Ilyas                                  20. Nabi Ilyasa

21. Nabi Yunus                               22. Nabi Zakaria

23. Nabi Yahya                               24. Nabi Isa

25. Nabi Muhammad

 

Di antara 25 nabi dan rasul tersebut 5 di antaranya mendapat gelar ‘Ulul Azmi, yaitu para Nabi yang mendapat ujian sangat berat dari Allah, namun mereka tetap tegar,  tabah dan sabar menghadapinya. Mereka adalah NUH, IBRAHIM, MUSA, ISA dan MUHAMMAD. Atau disingkat NIMIM.

  1. Iman kepada Hari akhir

Yaitu kita harus meyakini dengan sepenuh hati bahwa hari kiamat pasti terjadi. Namun kapan terjadinya adalah rahasia Allah, semua manusia tak ada satupun yang mengathuinya bahkan Nabi Muhammad sekalipun tak tahu kapan akan terjadinya kiamat.

Ketika beliau SAW. Ditanya oleh Malaikat Jibril tentang hari kiamat, belaiau tak tahu kapan terjadinya, namun beliau memberikan tanda-tanda kiamat yang mendahului terjadinya kimat.

Di antara tanda-tadanya adalah :

a.         Banyak orang minum-minum keras

b.         Banyak terjadi perzinahan

c.         Banyak gedung-gedung tinggi

d.         Matahari terbit dari barat dan terbenam di timur

e.         Keluarnya Ya’juz dan Ma’juz

f.           Keluarnya Dajjal

g.         Dll.

  1. Iman kepada Qodho dan Qodhar

Beriman kepada Qodho dan qodhar adalah meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah telah memnentukan dan menetapkan segalanya untuk manusia. Qodho & Qodar adalah ketetapan Allah bagi makhluk Nya. Ketetapan Allah kadang berupa hal-hal yang baik dan kadang berupa hal-hal yag buruk. Maka seorang mu’min akan meyakini dan tunduk pada ketetapan Allah baik maupun buruknya.

About Anshori Mujahid

Pemuda yang bercita-cita menjadi bagian dari syuhada, pembela islam dari fitnah kaum kuffar dan munafiq, lahir bertepatan dengan sehari sebelum runtuhnya khilafah Utsmaniyah, khilafah islam terakhir.
This entry was posted in AQIDAH. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s