Hal-hal yang merusak dan menyuburkan Iman

B. Perbuatan-perbuatan yang merusak iman

a. Syirik

syirik artinya menyekutukan Allah SWT. Dengan sesuatu yang dianggap sebagai tuhan atau menyamakan Allah dengan makhluknya. Orang yang berbuat syirik di sebut Musyrik. Syirik adalah dosa besar yang tidak diampuni Allah kecuali dengan taubat Nasuha. Jika orang meninggal dalam keadaan syirik maka ia akan kekal berada di dalam neraka. Termasuk perbuatan syirik diantaranya :

1.      Percaya kepada ramalan

2.      Percaya kepada dukun dan sihir

3.      Menghina Allah, Rasul dan Al-Qur’an

b. Riya’

Memperlihatkan amal baik atau kebajikan agar dilihat orang lain atau mendapat pujian orang lain.

c. Hasud

yaitu perasaan hati yang selalu tidak senang, ketika melihat orang lain mendapat ni’mat atau kesenangan. Namun merasa senang dan gembira ketika orang lain mendapat musibah atau bencana. Jika di simpulkan sifat orang hasud adalah “SUSAH MELIHAT ORANG LAIN SENANG, DAN SENANG MELIHAT ORANG LAIN SUSAH”.

d. Tamak & Serakah

yaitu sifat yang tidak pernah merasa cukup atas pemberian dan rizki yang telah Allah berikan.

e. Murtad

yaitu perkataan atau perbuatan yang dapat menyebabkan pelakunya keluar dari agama Islam. Seperti menganggap halal sesuatu yang sudah diharamkan Allah atau sebaliknya.

C. Hal-hal yang menyuburkan Keimanan

Untuk menghilangkan sifat-sifat tercela di atas, maka kita harus menyuburkan iman kita. Iman kita harus senantiasa di suburkan denhan beberpa sifat mulia, yaitu :

  1. Ilmu

Agama Islam adalah agama yang dibangu berdasarkan ilmu pengetahuan.  Tanpa ilmu amal dan ibadah umat Silam tidak akan di terima. Dan derajat seorang mu’min tergantung dari rendah daan tingginya ilmu, ilmu adalah kewajiban setiap muslim.

  1. Agar iman kita kepada Allah semakin subur dan kuat, maka harus di biasakan mengucapkan kalimah-kalimat thoyyibah. Seperti :

1. Membaca Tasbih

2. Membaca Tahllil

3. Membaca Tahmid

4. Membaca Takbir

  1. Silaturahim

About Anshori Mujahid

Pemuda yang bercita-cita menjadi bagian dari syuhada, pembela islam dari fitnah kaum kuffar dan munafiq, lahir bertepatan dengan sehari sebelum runtuhnya khilafah Utsmaniyah, khilafah islam terakhir.
This entry was posted in AQIDAH. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s